29 Jun 2026 · 2 views

Pertambangan Pasir: Menopang Ekonomi Warga, tetapi Menyisakan Ancaman bagi Lingkungan

Di balik tingginya kebutuhan pasir untuk pembangunan, ada dampak lingkungan yang tidak boleh diabaikan.

Pasir merupakan salah satu material yang selalu dibutuhkan dalam pembangunan, sehingga aktivitas penambangannya menjadi sumber mata pencaharian bagi banyak masyarakat. Di sejumlah daerah, termasuk Kelurahan Tumbihe, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, penambangan pasir di aliran sungai telah berlangsung selama bertahun-tahun. Bagi sebagian warga, pekerjaan ini menjadi cara untuk memenuhi kebutuhan hidup sekaligus memanfaatkan tingginya permintaan material bangunan.

Di balik manfaat ekonominya, aktivitas penambangan pasir juga membawa dampak yang tidak sedikit terhadap lingkungan. Penambangan yang dilakukan tanpa perencanaan dan pengawasan yang memadai dapat memicu longsor di bantaran sungai, mempercepat erosi, hingga mengubah aliran sungai secara alami. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko bencana sekaligus mengurangi kualitas lingkungan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh alam, tetapi juga oleh warga yang tinggal di sekitar lokasi penambangan. Lalu lintas kendaraan pengangkut pasir yang berlangsung setiap hari dapat mempercepat kerusakan jalan desa, sementara debu yang dihasilkan mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Selain itu, kualitas air sungai juga dapat menurun akibat meningkatnya kekeruhan, sehingga memengaruhi kebutuhan air bersih bagi warga yang masih bergantung pada sumber air tersebut.

Secara hukum, kegiatan pertambangan pasir harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk mengenai perizinan dan perlindungan lingkungan hidup. Namun, praktik penambangan tanpa izin masih kerap ditemukan di berbagai daerah. Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan utama tidak hanya terletak pada keberadaan regulasi, tetapi juga pada efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di lapangan.

Pengelolaan pertambangan pasir yang berkelanjutan membutuhkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Penertiban aktivitas penambangan, pendampingan kepada masyarakat mengenai teknik penambangan yang lebih ramah lingkungan, serta penyediaan alternatif mata pencaharian menjadi langkah penting agar kebutuhan ekonomi masyarakat tetap terpenuhi tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan yang berkepanjangan.